Lewati ke konten utama
Program Kami

Tiga pilar pemberdayaan penyandang disabilitas

Setiap program dirancang bersama penyandang disabilitas — sebagai pelaku dan mitra setara, dengan tujuan, kegiatan, dan hasil yang terukur.

Semua Program

Pilih program untuk membaca latar belakang, sasaran, kegiatan, hasil, dan cara mengikuti.

Seorang peserta penyandang disabilitas sedang menjahit kain di kelas pelatihan menjahit Yayasan Aura Lentera.
Pilar 1

Pelatihan Keterampilan

Banyak penyandang disabilitas usia produktif belum memiliki akses pada pelatihan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja. Program ini menjembatani kesenjangan tersebut.

  • Meningkatkan kemandirian ekonomi peserta
  • Menyediakan keterampilan yang dibutuhkan industri
  • Membangun jaringan dengan pemberi kerja inklusif
Seorang guru mendampingi siswa tunanetra membaca buku braille di kelas pendidikan inklusif.
Pilar 2

Pendidikan Inklusif

Akses pendidikan yang ramah bagi penyandang disabilitas masih terbatas. Program ini bekerja sama dengan sekolah dan keluarga untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif.

  • Meningkatkan akses dan kelangsungan pendidikan
  • Mendukung sekolah menyelenggarakan pembelajaran inklusif
  • Memberdayakan orang tua dan guru
Diskusi meja bundar advokasi kebijakan inklusif yang dihadiri penyandang disabilitas dan perwakilan pemerintah daerah.
Pilar 3

Advokasi Kebijakan Inklusif

Kebijakan inklusif adalah kunci perubahan jangka panjang. Program advokasi menyusun rekomendasi berbasis bukti dan membangun dialog dengan pemangku kepentingan.

  • Mendorong regulasi yang mengakomodasi kebutuhan disabilitas
  • Menguatkan partisipasi penyandang disabilitas dalam kebijakan publik
  • Menyediakan kajian kebijakan yang dapat diakses publik